Dokumen
Kategori
Bahasa
Tahun riset
Kumpulan riset, data, kebijakan, dan panduan untuk memajukan pengetahuan kualitas udara di Indonesia, diperkuat dengan perspektif dan praktik terbaik global.
By: dr. Saskia Aziza Nursyirwan, SpPD
Artikel yang dipublikasikan oleh Yayasan Gastroenterologi Indonesia, membahas dampak polusi udara terhadap saluran pencernaan, sebuah topik yang belum banyak diteliti dibandingkan dampaknya pada saluran pernapasan. Penulis menjelaskan bagaimana partikel polusi dapat terdorong masuk ke saluran cerna dan memicu peradangan yang dikaitkan dengan usus buntu, diare, penyakit radang usus (IBD), gangguan bakteri baik, hingga perdarahan saluran cerna, serta menyertakan enam referensi jurnal ilmiah internasional dan anjuran pencegahan seperti penggunaan masker N95/N99.
An article published by Yayasan Gastroenterologi Indonesia, examining the effects of air pollution on the digestive system, a topic far less studied than its impact on the respiratory tract. The author explains how pollution particles can be forced into the gastrointestinal tract, triggering inflammation linked to appendicitis, diarrhea, inflammatory bowel disease (IBD), disrupted gut bacteria, and gastrointestinal bleeding, and cites six international scientific journal references alongside prevention recommendations such as the use of N95/N99 masks.